Kick It with a Cup of Coffee
Ok disclaimer, gue ga dibayar sepeserpun oleh nestlé, who owned nescafé (yes they both had a fancy é), buat bikin tulisan ini, dan gue males kalau harus nulis é terus sepanjang artikel ini, repot, typing on mobile, jadi from this point onward nescafe yg gue tulis itu ya nescafé, harap dimengerti.   Nescafe mungkin bukan […]
201959d765b40078c16e0d3eb9c360d8Ok disclaimer, gue ga dibayar sepeserpun oleh nestlé, who owned nescafé (yes they both had a fancy é), buat bikin tulisan ini, dan gue males kalau harus nulis é terus sepanjang artikel ini, repot, typing on mobile, jadi from this point onward nescafe yg gue tulis itu ya nescafé, harap dimengerti.   Nescafe mungkin bukan nama yang asing bagi orang awam, merek kopi instan ternama ini pasti punya banyak penggemar di Indonesia. Kalau kamu salah satu di antaranya, wajib banget nih dibaca, kalau kamu bukan, ngga ada salahnya juga sih baca, ya ngga?   Seinget yang gue tau pertama kali gue tau nescafe itu pas iklan nescafe ice muncul di tv, gue bela-belain ikut nyokap belanja dan minta beli nescafe ice sama shakernya, dan gue inget banget pertama kali bikinnya pake es setengah jadi karena emang ngga sabar mau nyoba shake that shit, ok not that shit, I probably don't know the word shit at that time.   But by then, it was my first engagement an experience with the brand, and it was really fun. Entah kenapa ada rasa satisfaction aja nyobain hal ini, do you know that feeling when you want to try something and you did it? That's the feeling, minus the regret of the ice-that-melted-too-soon. Nyokap bilang gue korban iklan, but we all had a good chuckle, me my mother and my bros.   So fast forward to 2015, barusan gue nonton video, di youtube, dapet dari reddit, judulnya Nescafe Instant Connection, here goes the video: Buat yang males nonton karena males buffering atau ngga mau kuota internetnya habis, fuck you! Tapi tenang, bakal gue jelasin kok. Jadi di awal-awal video ini pas malem2 ada orang yang masang sesuatu di lampu merah, bukan di lampunya, tapi di tempat yang orang biasa pencet kalau mau nyebrang jalan. Dan ini dipasang juga di tiang lampu merah yang berseberangan sama yang udah dipasang ini. Besok paginya, ada hidden cam yang nunjukin situasi di deket lampu merah itu, orang2 yang lagi sibuk commuting pastinya, dan pas ada yang mau nyebrang, doi mencet kan tuh, dan di seberang jalan, mencet juga kan gara2 pengen nyebrang, nah this is where the magic happens, mesin yang dipasang semalem itu punya display, dan pas orang mencet bareng2 sama yang di seberangnya, keluar sejenis video call gitu. Pertama itu orang kan bingung, terus pas dia liat ke seberang, ternyata yang ada di display itu orang yang di seberang juga yang lagi nunggu buat nyebrang. Awalnya sih mereka bingung, like "wtf?" tapi akhirnya mereka saling liat-liatan dan langsung senyum, then after that they started waving their hands towards each other, like, getting excited over this new things and all.   It didn't stop there, begitu lampu buat nyebrang nyala, mesin ini bisa kebuka otomatis gitu, dan dari situ ternyata muncul a nice warm coffee in a cup. Iya ini mesin ternyata mesin buat bikin kopi, dan pas mereka ketemu di zebra cross, then they clinked the cup with each other and smile, hal yang sama berulang ketika orang2 lain ikut nyebrang, ada yang berhenti for a just a small greetings. ada yang fist-bump with each other, macem-macem deh reaksinya.   Gue langsung senyum2 sendiri ngeliatnya. Untung lagi sendiri, kalo di tempat umum pasti gue dikira orang gila.   Tau ngga sih, ketika kita jalan kaki di tempat umum dan masing-masing sibuk dengan pikiran sendiri, dengan problemnya sendiri, apa lagi yang ngerasa jaded karena harus ngejalanin rutinitas 9-5 setiap lima hari sekali, kadang kita suka lupa hal-hal kecil di samping kita. Pasti ngga ada deh dalam plan otak kita pas jalan kaki ke kantor buat ngobrol sama stranger, bahkan buat ngeliatpun pasti sungkan (ya iyalah emangnya freak apa liat2). Tapi coba deh liat lebih dalem lagi, kita ngelakuin hal yang sama setiap paginya, bahkan mungkin dengan orang-orang yang sama, tapi ngga pernah ada kan pikiran kan buat berinteraksi satu sama lain? Di sini Nescafe masuk buat kickstart hari kita.   Di mata gue, in a way Nescafe tuh bilang, "Look, I know you'd love some coffee in the morning. Here have it now to start your day, but hey look, you're not alone, that guy over there likes coffee too you know, to start their day, why don't you share this moment with him and before you both part ways and seize each own days?"   Hence, the instant connection.   Iya, gue tau ini salah satu marketing campaignnya nescafe, dalam bentuk brand activation. Apaan lagi tuh ya? Brand activation itu salah satu strategi branding yang bikin consumer ngerasain dan ngelakuin aktivitas yang berhubungan sama brand ini, supaya mereka tertarik dan bisa ngebangun emotional connection jangka panjang antara brand dan customernya. #themoreyouknow   In conclusion, menurut gue it is a well done piece of activation by Nescafe, props to the agency for the idea (yeah you rocks Oglivy). Mungkin nyokap gue bener bilang gue itu korban iklan, tapi looking back at those nescafe not-yet-frozen ice days dan ngelihat lagi instant connection ini, gue sadar gue bisa relate sama ilmu yang gue pelajari, and it was a really nice feeling too. I even made a writing about it (yeah, this article) and sharing it with people.   Jadi buat kalian yang pagi ini mau berangkat ke kantor, dan masih juga kepikiran ama kerjaan, no worries bruh, lo ngga sendiri, tetap semangat dan have a nice day, oké?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *