Pencarian Film Terbaik Sepanjang Masa: 12 Angry Men
Sebagai penikmat film tentu kita punya pandangan masing-masing mengenai pertanyaan ini: Menurut lo film terkeren sepanjang masa itu film apa? Untuk menjawab pertanyaan itu pasti orang akan panjang banget jelasin mengapa menurut dia film itu film terkeren. Mulai dari peringkat di IMDB atau Rotten Tomatoes atau pandangan dia sendiri. Bagi gw pertanyaan itu sudah selesai […]
Sebagai penikmat film tentu kita punya pandangan masing-masing mengenai pertanyaan ini:
Menurut lo film terkeren sepanjang masa itu film apa?
Untuk menjawab pertanyaan itu pasti orang akan panjang banget jelasin mengapa menurut dia film itu film terkeren. Mulai dari peringkat di IMDB atau Rotten Tomatoes atau pandangan dia sendiri. Bagi gw pertanyaan itu sudah selesai dengan jawabannya adalah film 12 Angry Men. Film ini dirilis tahun 1957 makanya masih hitam putih, isinya ngomong doang tetapi entah mengapa seru banget. Film ini cuma mempunyai satu lokasi syuting  yaitu: gedung pengadilan. Menurut gw kalo dibandingkan dengan film jaman sekarang isinya sama seperti 3 film Quentin Tarantino (minus kekerasan dan non linear chapters), yaitu: Reservoir Dogs, The Hateful Eight dan Inglorious Basterds. Gw yakin banget Tarantino pernah nonton film 12 Angry Men dan menurut dia film ini keren banget. Isi dari film ini adalah perdebatan antara 12 orang jury untuk menentukan terdakwa itu bersalah karena membunuh bapaknya atau tidak. Karena 12 Jury tersebut harus sepakat 100% maka timbul perdebatan yang sangat seru untuk saling mempengaruhi pendapat masing-masing. Untuk membuat keputusan 12 jury ini harus sesuai dengan prinsip beyond reasonable doubt (prinsip ini tidak berlaku di sistem hukum Indonesia) yang artinya tidak ada keraguan sama sekali, semua jury harus yakin dengan fakta yang ada. Serunya adalah 12 orang ini merepresentasikan karakteristik manusia untuk menilai suatu keadaan dan berpendapat.   Angka 12 disini adalah jumlah jury yang menonton persidangan untuk mengambil keputusan di dalam sistem hukum common law (yang gak berlaku di Indonesia). Pada heran kan kok kayanya peradilan di Indonesia beda banget sama yang ada di film-film Hollywood yang seru banget persidangannya kaya di Suits misalkan. Kalo di Indonesia persidangan yang paling seru palingan kasus Jessica. Tulisan ini diperuntukkan sebagai pengantar nonton film 12 Angry Men dan film-film Hollywood lain yang bertemakan hukum. Karena memang terdapat perbedaan sistem hukum antara Indonesia dan Amerika Serikat. Selain itu, tulisan ini gak bermaksud mereview 12 Angry Men secara lengkap  karena film ini susah kalo ada spoiler dan mereview film ini sama aja dengan membuat tulisan berat tentang mengapa seseorang berubah pendapat (males banget, mending lu pada nonton filmnya). Berikut adalah penjabaran singkat (tenang aja beneran singkat) bagi yang penasaran apa bedanya sistem hukum Indonesia dan Amerika Serikat. +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Sistem hukum Eropa Kontinental (berlaku di daratan Eropa seperti Belanda, Perancis, Jerman)

Indonesia mengadopsi sistem hukum Belanda, jadi format pengadilan umumnya untuk mengambil suatu keputusan dibutuhkan tiga hakim. Semua perdebatan dari pengacara dan jaksa di submit ke pengadilan dalam bentuk tertulis, makanya isi pengadilannya bosen karena isinya cuman bacain surat yang panjang dan gak menarik. Belanda merupakan negara dengan sistem pengarsipan yang sangat maju, jadi semua arsip tertulis tersebut disimpan dengan baik. Ketiga hakim tersebut harus bermusyawarah untuk mengambil keputusan. Titik berat dari sistem ini adalah keputusan diambil oleh hakim yang mengerti hukum yang merupakan perwakilan dari Tuhan di dunia. [aesop_image img="http://pulangkantor.com/wp-content/uploads/2018/05/372238_620.jpg" panorama="off" align="center" lightbox="on" captionposition="left" revealfx="off" overlay_revealfx="off"]

Sistem hukum Common Law (berlaku di Inggris, sekutunya dan juga Amerika)

Pada persidangan awal, terdakwa ditanya apakah merasa bersalah atau tidak. Kalo ngaku salah langsung dihukum dengan hukuman yang diputuskan oleh satu hakim. Tapi kalo gak ngaku bersalah, keputusan untuk menyatakan terdakwa bersalah atau tidak ada di tangan 12 jury. 12 jury ini merupakan masyarakat biasa yang dapet tugas dari pengadilan, dipilihnya mungkin secara acak atau ada metode tertentu (kalo prosedur pemilihannya gw kurang paham). Tugas jaksa dan pengacara meyakinkan 12 jury tersebut untuk mengambil keputusan, dan tugas hakim hanya sebagai wasit yang memastikan persidangan berjalan dengan baik dan sesuai dengan hukum. Setelah jury menyatakan bersalah, hakim akan menentukan hukuman sesuai dengan hukum yang berlaku. Jadi maksud dari sistem ini adalah kebenaran dinilai oleh orang awam/masyarakat. [aesop_image img="http://pulangkantor.com/wp-content/uploads/2018/05/courtroom.jpg" panorama="off" align="center" lightbox="on" captionposition="left" revealfx="off" overlay_revealfx="off"] +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Udah pada tau kan kenapa kalo di film itu sidangnya seru dan kalo di Indonesia sidangnya kurang seru? Tapi sebenernya di sistem hukum Common Law juga sebenernya gak seseru itu. Ya kalo datar-datar aja mana seru kan buat jadi film. Tapi memang tidak bisa dipungkiri kalau sistem hukum Common Law lebih bisa di dramatisir. Kalo lagi mencari genre-genre film yang gak biasa atau lagi explore nyari film bagus. Gw sangat merekomendasikan film ini karena sampai sekarang belum ada film yang sesimple 12 Angry Men tapi bisa membuat orang tertarik dengan perdebatan di dalam film. Selamat menonton. Good bye. So long.   *Catatan: penjabaran tentang perbedaan sistem hukum disini hanya  dalam konteks untuk nonton film yang lagi dibahas. Oleh karena itu, terdapat banyak simplifikasi penjabaran keterangan. Jadi jangan dijadiin rujukan tugas kuliah ye.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *